23 Feb 2011

Elora

ini tentang impian

tentang seribu antologi yg masih kusimpan di kepala

tentang birama indah yang kau mainkan

tentang akhir kata bersirat senyum

adalah peri kecilmu

yang kehadirannya tak pernah kau inginkan

yang sejatinya memberimu elora

menyinari pagi yang penuh peluh

namun kau seolah acuh

tapi aku ingin tetap bersamamu

terus dan akan selalu menyinarimu

sepijar elora

karena aku adalah peri kecilmu

11 Feb 2011

7 Feb 2011

Untitled

Jingga, bagai langit senja
hanya mata-mu yang berbicara
tapi masih saja kutimbun asa
untuk membawamu menginjak tanah norwegia
Sampai pada suatu ketika
bintang selatan tak lagi menunjukkan arahnya
tak lagi menampakkan sinarnya
hujan pun tak lagi membasahi muka
tak lagi meneteskan air matanya
haruskah kita memuja luka?
kau tau
kita begitu berbeda

ini mimpiku.
lalu mana mimpimu?

2 Jan 2011

Yang Kukenal 2 Tahun Lalu

Laki-laki itu sedang bahagia. terlihat dari raut wajahnya di kamera. mukanya pucat, kepalanya tertunduk lesu, bibirnya terbakar dan pandangannya kosong. ia sedang bahagia. aku yakin, karena aku mengenalnya dan ia mengenalku. yang semoga dapat kulupakan-perkenalan itu-esok sabtu.

28 Des 2010

Homesick

"homesick. cause I no longer know where home is."
Kings of Convenience

18 Des 2010

selayaknya kita

ingin rasanya menyerah

menyerah terhadap semua kemunafikkan ini

mencaci maki

membunuh fikiran dan harapan tinggi

adalah selayaknya kita

melakukan ini sebagai apresiasi terhadap diri

bukan ingin dijadikan panutan

namun mereka terus merasuki

memaksa kita menjadi yg terbaik

hanya karena gengsi

kamu fikir ini BAIK?


“Its not our fault for being an education dissidents and disdain the academics, its their responsibility to make the grade based on our personal interest. Its your future not them.” -Iga Massardi-